Langsung ke konten utama

Postingan

Membuat Siaran TV Pendidikan Lewat Aplikasi di Handphone Pertemuan ke 32 :  Jumat, 22 Juni 2020 Pukul : 13.00 - 15.00 WIB Narasumber : Prof. Deni Darmawan Penyusun : sriendang485.blogspot.com Membuat siaran televisi pendidikan lewat aplikasi di HP oleh Prof. Deni Darmawan. Beliau Kepala Humas Universitas Pendidikan Indonesia yang berada di Bandung, Jawa Barat Selama ini kita selalu membayangkan jika pengen masuk TV itu sulit, jadi artis dulu, atau youtuber terkenal dulu atau buat konten creative yang viral dulu kemudian diundang stasiun TV  baru bisa masuk TV, akan tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang ini Nothing is imposible in this world tidak ada yang tidak mungkin sekarang ini hanya dengan gawai kita semua bisa masuk TV bahkan bisa membuat siaran TV sendiri. Apalagi sebagai pendidik jika kita bisa membuat siaran TV sendiri maka semua kegiatan bisa kita liput dan manfaatnya sekolah lebih dikenal oleh kalangan intern khususnya dan masyarakat luas pada umum...
Bertambahnya kemandirian*) Perjalanan waktu membersamai seorang anak begitu indah. Meski rasa  kejengkelan kadang mengiringi ketika anak nakal. Namun semua terekam dalam sanubari dengan penuh kasih sayang. Terasa belum lama saat harus menyuapi, memandikan,meninabobokan dan  membersihkan kotorannya . Waktu berjalan begiru cepat. Semua bagai kilat. Begitu kencang. Kini telah ada peningkatan. Tambah dewasa dan lebih mandiri. Terlihat sudah beberapa aktivitas telah mampu ditunaikan sendiri. Rasa senang menyaksikan perjalanan kehidupannya. Apalagi ketika mendengar dan melihat ketekunan dalam beribadah. Lantunan ayat suci Alquran menentramkan jiwa ini. Rasa syukur yang tak terhingga kupanjatkan pada Allah SWT. Walau acapkali kangen dengan saat kau masih kecil. Meski nakal rasa bangga sekali dengan perkembangan  ini. Permohonan setiap sepertiga malam selalu kupanjatkan semoga menjadi anak yang sholeh berguna bagi nusa bangsa agama dan keluarga..
Belajar Menulis Gelombang 9 Pertemuan 27 :  Jumat, 15 Mei 2020 Waktu               : Pukul 13.00 – 15.00 WIB Pemateri.          :  Om Jay Tema.                :  Ketika Bukumu Ditolak Penerbit Peresume.        : Sri Endang P    ( sriendang485.blogspo.com ) Sore ini OmJay sebagai narasumber pengganti. Beliau menggantikan  Bpk Edi Arham yang mendadak tidak bisa hadi karena kepentingan rapat yang tidak bisa ditinggalkan. Pantang Menyerah Sedih rasanya bila buku yang kita tulis ditolak oleh penerbit. Pernah merasakannya. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Sakitnya tuh di sini! (sambil mengelus dada) hahaha. Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati ini, hihi Namun perlu anda ketahui. Harus selalu pantang menyerah. Ketika naskah buku ditolak para penerbit mayor, tidak boleh putus asa.  Menerimanya dengan lapang dada. Men...
Belajar Menulis Gelombang 9 Pertemuan 25  :  Rabu, 13 Mei 2020 Waktu                : Pukul 13.00 – 15.00 WIB P materi.          :  Dra. Rami Wilandari, M.Pd Topik.                :  Menulis di Medis Cetak Peresume.        : Sri Endang P    ( sriendang485.blogspot .com ) Cerita Awal Narasumber mulai menulis Awal  tertarik untuk menulis segala apa kejadian sehari-hari dialami ditulis. Yah... pada saat berangkat kerja ada kejadian menarik. Setiba di sekolah langsung buka laptop Apa yg  dilihat kejadian tadi  ditulis garis besarnya.  Setelah sampai dirumah dibuka lagi laptop untuk melanjutkan cerita yg tertunda  siang hari.. Tdk pandai merangkai kata2 untuk menjadi sebuah kalimat dan menjadi sebuah paragrag yg enak utk dibaca. Jika  ada waktu luang selalu  habiskan utk membaca di perpus...
Belajar Menulis Gelombang 9 Pertemuan 23  :  Selasa, 12 Mei 2020 Waktu               : Pukul 13.00 – 15.00 WIB Pemateri.          :  Bpk Arief Darmiansah Alor,                               NTT Topik.                :  Berbagi Pengalaman.                                        Mengenai Inovasi                                Pembelajaran di Ajang.                                     Nasional Peresume.        : Sri Endang P                       ...
*( latihan menulis artikel) Eratkan Persaudaraan Dengan Berbagi Roda kehidupan selalu berputar. Kadang manusia berlebih kadang kala juga kekurangan. Meski rejeki yang diperoleh selalu turun naik, suatu keharusan bila kita  saling memberi. Kini kita sedang mengalami  ujian berupa wabah corono. Musibah itu menyebabkan banyak sekali saudara kita kehilangan pekerjaan. Kebingungan mencari penggantinya. Sementara anak dan keluarga butuh nakan. Disi lain ada pihak yang menerima rejeku lebih. Disinilah pentingnya kita berbagi. Mengapa perlu kita berbagu? Berbagi tidak menunggu lebih. Keadaan sempiitpun wajib dilakukan. Dengan saling berbagi tali persudaraan semakin erat. Dan sesungguhnya  ada hadis Rasulullah : "Secara otomatis hati akan tertarik untuk mencintai orang yang berbuat baik kepadanya dan membenci orang yang berbuat jahat kepadanya." (HR Ibnu Adi). Berbagi adalah perbuatan mulia. Orang lain yang mendapat perlakuan baik maka nereka akan senang. Perbuatan ora...
Coretan tintaku : hasil pengamatan sebagai berlatih menulis Sebuah Kejujuran Oleh : sri endang Manusia adalah makhluk sosial. Dimana manusia selalu butuh orang lain. Tak seorangpun manusia dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Dimanapun dan kapanpun jelas butuh yang lain. Tidak dikota, pegunungan, pedesaan, pinggiran pantai selalu hidup berdampingan satu dengan lainnya. Suatu kepercayaan juga akan sirna bila tak didapatkan sebuah kejujuran dalam diri seseorang. Peristiwa seperti ini sering ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Banyak contoh yang dijumpai dalam kehidupan masyarakat. Pernah ditemui pada sebuah keluarga yang mempercayakan segalanya pada diri orang itu. Kepercayaan yang diberikan digunakan dengan tidak tanggung jawab. Akhirnya ketidakjujuran yang dilakukannya membuat  pekerjaan hilang. Pendapatan kosong dan harus tertatih-tatih mencari pekerjaan baru lagi. Hal kecil yang bisa terjadi seperti kejadian berikut. Seseorang sedang mengalami musibah. Bantuan dan ...