Langsung ke konten utama

Postingan

Tantangan Menulis hari ke-4

Wirausaha Disela Rutinitas Rutinitas kerja setiap hari tak menyulutkan usaha tambahan. Seperti keluargaku. Setiap anggota telah memiliki kegiatan rutin setiap hari. Ada yang ke kantor, sekolah, dan kesibukan yang lain.  Demi menambah pundi uang. Dan tungku tetap bisa mengepul maka usaha dijalankan. Layaknya minggu pagi ini. Kami berbagi tugas. Pembagian tugas dijalankan mulai masa tanam hingga masa panen. Kami berbagi pekerjaan. Saat pagi setelah subuh sebelum beraktivitas rutin. Dan sore hari sepulang menjalankan kewajiban. Pagi hari adalah saat menyiram tanaman. Sore menyiangi dan sedikit menyiram lagi. Karena usaha tambahan kami adalah menanam bawang merah dan sayuran. Kebun sepetak didekat rumah dimanfaatkan sebaik mungkin. Setiap anggota keluarga butuh kerja sama yang baik. Kesibukan dan amanah yang diemban setiap orangnya maka butuh kedisiplinan. Mengatur waktu dengan baik.  Rasa capek bisa disingkirkan tatkala ingat dengan komitmen bersama. Penting juga bahwa bi...

Resume Kesebelas

Mengelola Majalah Sekolah Senang sekali pada pertemuan ke-11 ini belajar bersama narasumber hebat. Materi malam ini tentang Mengelola Majalah sekolah disampaikan Bunda Widya Setianingsih. Moderator adalah Bunda Mutmainah Sekayang Pandang   Majalah menurut KBBI adalah : Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.  Berdasarkan Waktu penerbitannya, majalah dibedakan atas: majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya’.  Berdasarkan isinya dibedakan: majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya Langkah menerbitkan majalah sekolah :   1. Menyatukan ide dan gagasan.  Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan redaksi majalah   2. Mengajukan Proposal.  Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya.  ...
Pembelajaran Diri Lebih Baik Matahari hampir tenggelam ke tempat peraduannya. Niat menjadi lebih baik sudah membakar dada. Tekadnya kuat. Maka tak bergeming walau hari sudah sore.  Tempat Yang dijanjkan untuk menimba ilmu ada di pinggir pantai selatan.  Memang jarak menuju ke pantai selatan cukup dekat. Tak butuh waktu yang lama.  Perjalanan tetap berlanjut. Menembus suasana sore yang syahdu. Berpapasan dengan kendarraan arus balik. Banyak sekali yang kujumpai. Mulai dari mobil pribadi hingga bis yang panjang dan besar. Sesampai ditempat tujuan, keadaan benar sudah sepi. Toko yang biasa ramai telah tutup. Sunyi sekali. Orang yang biasanya hilir mudik hampir tak ada. Keadaan benar-benar sepi. Yang terdengar hanyalah deburan ombak saja. Suasana sungguh membuat hati terasa nyaman. Ditambah, sejauh mata memandang tampak hamparan pasir putih dan gulungan ombak. Ditenpat tujuan, ternyata kami telah dinanti. Segera bergabubunglah. Majlis segera dinulai. Nah, berikut adalah ringk...
Hari Penuh Kenangan Pagi hari yang penuh memori. Hari indah untuk mengukir prasasti dalam relung hati dan pikiran anak. Mengapa? Karena melakukan kegiatan pembelajaran  diluar kelas. Belajar bersama alam. Dan tentunya aktivitas yang menyenangkan. Harapannya sebagai pembelajaran yang mengesankan. Bahkan bisa menjadi memori yang penuh kesan tersendiri. Kegiatan literasi pagi yang lain dari yang lain. Anak - anak belum tahu rencana ini. Mereka dikumpulkan didepan ruang kelas. Salah satu siswa menyiapkan barisan. Pagi itu, anak-anak berbaris dengan rapi. Aku ambil alih komandonya. Pimpinan pleton masuk ke dalam barisan. Dengan kidmat mereka mendengarkan beberapa pengumuman yang kusampaikan. " Kita akan belajar diluar. Dan tepatnya kita belajar bersama alam bebas. Kita akan jalan-jalan sambil belajar," jelasku. Tak berapa lama setelah mendengar informasi, terdengar suara sorak bahagia. Wajah dan tingkahnya kegirangan.  Akhirnya sedikit persiapan dilakukan. Bekal yang biasa dimakan...
Membakar Semangat Literasi Karya : Sri Endang P. Sore itu matahari bersinar cukup cerah. Sinarnya menemani kegiatanku di rumah. Lelah hari itu tak dirasakan.  Sepulang sekolah sambil menyiapkan tugas dirumah, tak lekang dengan sibuknya dering telephone genggamku. Memang, niat awal sudah kuputuskan. Membakar semangat anak didik untuk senang berliterasi.  Beberapa tugas rumah kucipta agar mereka semakin menggebu dalam  belajar.  Semua demi masa depannya.  Masa terakhir dimana mereka menanti akan menjalani penilaian akhir tahun ini.  Perlu juga menyulut kembali semangat belajarnya.  Aktivitas yang menjadi tantangannya adalah membuat sebuah karya  yang terbaik.   Sebelumnya, kuceritakan beberapa anak yang aktif membuat katya baik tulisan maupun lukisan maka hasil tulisannya akan dimuat pada majalah, tabloid dan bahkan akan diterbitkan dalam buku keroyokan.  Sebagian majalah dan buku antologi kutunjukkan pada mereka. Bahkan anak-anak segera b...

Resume kesepuluh

 Kiat Menulis Cerita Fiksi  Malam penuh bahagia sambut kuliah BM pada pertemuan kesepuluh ini. Narasumber yang akan menyajikan materi kiat menulis cerita fiksi adalah Bapak Sudomo. Pendampingnya sebagai miderator Bapak Sigit PN.   Berikut paparan materinya :   Tata cara menulis cetita fiksi adalah :   1. Mulai dari diri sendiri  Menulis fiksi berdasarkan pengalaman.  2. Eksplorasi Konsep  Kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dari situasi yang baru  3. Ruang Kolaborasi  Menulis fiksi dengan melanjutkan sebuah cuplikan cerita fiksi   4. Demontrasi Kontekstual  Menulis cerita fiksi dengan mencerna premis. Yaitu ringkadan cerita yang berisi tokoh, tantangan dan resolusi. Sebagai contoh premis novel/film Harry Potter adalah Seorang anak laki-laki yatim piatu yang ingin membalas dendam kematian orang tuanya dengan melawan penyihir jahat.   5. Elaborasi Pemahaman  Beberapa hal penting yang ...

Resume Kesembilan

Menulis Itu Mudah  Belajar menulis bersama PGRI kali ini adalah pertemuan yang kesembilan. Dimana dibarengi iringan doa yang tertuju untuk Beliau karena Om Jay akan melakukan sidang DISERTASI TERBUKA. Semoga lancar dan dimudahkan. Menjadi Doktor Ilmu Pendidikan dengan keahlian di bidang Bloger Kolaboratif dalam meningkatkan prestasi Siswa.  Narasumber malam ini adalah beliau Bapak Prof. Dr. Mgainum Naim. Moderator Bapak Dail Ma'ruf.  Secara ringkas paparan materinya adalah sebagai berikut :  Syarat agar menjadi mudah menulis ada beberapa yaitu  1. Mentradisikan membaca Jadikanlah membaca sebagai suatu kebiasaan. Cara jitunya dengan membaca cukup 10-15 menit lalu, Buku ditutup dan direnungkan sehingga menemukan kesimpulan. JIka ada yang dirasa penting, dicatat walaupun hanya satu kalimat.   2. Praktik Menulis  Mengapa harus praktik? Karena menulis itu dunia praktik. Sarananya adalah dengan bergabung grup-grup menulis. Dan bila selesai kegiata...