Langsung ke konten utama

Berbagi Praktik Baik Literasi Digital

Berbagi Praktik Baik Literasi Digital 

 Hari Rabu, 8 Desember 2021 adalah pertemuan ke-17. Kegiatan GMLD sore ini, narasumbernya Ibu Maria Sumakul. Moderatornya Ms. Phia. 

 Ringkasan materi

 *) Literasi Digital adalah pengetahuan dan kecakapan dalam memanfaatkan media digital seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. 

 *) Manfaat Literasi Digital 

 + Menambah wawasan individu, kegiatan mencari dan memahami informasi. 
+ Meningkatkan kemampuan individu, untuk lebih kritis dalam berfikir, serta memahami informasi. 
+ Menambah penguasaaan "kosakata" individu, dari berbagai informasi yang dibaca. 
+ Meningkatkan kemampuan verbal individu literasi digital dapat meningkatkan daya fokus serta konsentrasi individu. 
+ Menambah kemampuan individu dalam membaca, merangkai kalimat, serta menulis informasi. 

 *) Hubungan Literasi Digital dan  Dunia Pendidikan

 Literasi digital mampu mengembangkan dunia pendidikan. literasi digital yang baik akan membuka akses yang semakin luas terhadap informasi. Sehingga sektor pendidikan akan meningkat lebih baik.

 *) relevansi literasi digital pada pembelajaran di masa pandemi

 Menurut menteri pendidikan nadiem makariem pemenfaatan teknologi akan mampu mengakselerasi transformasi pendidikan dan mendorong lompatan kemajuan, khusunya di masa pandemi covid 19. 

 Namun ada syarat wajib yang harus dipenuhi yakni pemanfaatan teknologi secara tepat sasaran dan kecakapan digital. Hal ini mencakup kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan sumber-sumber digital secara bijak. 


 *) relevansi literasi digital pada masa pembelajaran di masa pandemi

 + Kecakapan digital, yakni kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak TIK seta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari. 
 + Budaya digital yaitu kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, dan membangun wawasan kebangasaan, nilai Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. 
 + Etika Digital yaitu kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, dan menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari-hari. 
 + Keamanan digital yaitu kemampuan individu untuk mengenali, mempolakan, menerapkan, menganalisis, menimbang, meningkatkan, kesadaran perlindungan data pribadi dan keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari. 

 *) Mengapa literasi digital harus diajarkan dalam dunia pendidikan? 

 Karena dekatnya anak-anak dengan media sosial rentan terhadap pengaruh negatif. kemudian dengan pemahaman literasi digital bisa mencegah terjadinya kejahatan seperti Cyber bullying, phising, atau penipuan dengan berkedok 'iming-iming' dunia digital. Ini adalah yang harus diedukasikan pada anak-anak.

 *) Contoh literasi digital di sekolah

 + Komunikasi dengan guru ataupun teman dengan menggunakan media sosial, 
 + Mengirim tugas sekolah lewat e-mail, 
 + Pembelajaran dengan cara online, baik lewat aplikasi maupun web, 
+ Mencari bahan ajar dari sumber terpercaya di internet. 

 *) Contoh literasi digital di rumah

 + Melakukan penelusuran dengan menggunakan browser, 
 + Mendengarkan musik dari layanan streaming resmi,
 + Melihat turorial memasak dari internet,
 + Menggunakan laptop yang tersambung ke internet untuk mengerjakan tugas ataupun pekerjaan. 

 *) Tujuan pembelajaran literasi digital di sekolah 

 +) Meningkatkan kapasitas guru untuk menyajikan pembelajaran yang menarik bagi siswa melalui pemanfaatan media digital.
 +) Mengintegrasikan kompetensi dasar dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan digital, 
 +) Menumbuhkan karakter baik melalui pemanfaatan media digital dengan mengutamakan etika  dan norma sosial. 

 *) Manfaat literasi digital bagi siswa 

 + Meningkatkan kemampuan siswa untuk untuk lebih kritis dalam berfikir serta memahami informasi. 
+ Menambah penguasaan kosakata siswa dari berbagai informasi yang dibaca.
 + Meningkatkan kemampuan verbal siswa literasi digital
 + Meningkatkan daya fokus serta konsentrasi siswa. 

 Demikian resume pemaparan materi dari narasumber Ibu Maria. Harapannya dengan praktik literasi digital yang diimplementasikan dalam pembelajaraan maka motivasi mecipta inovasi yang kreatif lebih berkembang dengan baik.. *)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...