Langsung ke konten utama

Tantangan ke-24

Karena Tekun 

 Manusia memiliki kewajiban . Yaitu sebuah kewajiban yang bisa dipertanggungjawabkan. Nah, sebagai apa saja dan dimana pun setiap orang menghadapi tugas. Sedangkan pekerjaan itu harus diselesaikan bila ingin hasilnya baik. 

Penyelesaiannya harus bersungguh-sungguh dan tak boleh asal-asalan. Sebagai contoh, seorang siswa memiliki banyak tugas. Diantaranya adalah belajar berbagai mata pelajaran. Baik itu pelajaran yang disenangi maupun sebaliknya. 

 Jika ingin hasilnya maksimal dan memuaskan maka harus dijalani dengan senang dan tekun. Begitu pula ketika mempelajari sesuatu yang baru maka sungguh-sungguh agar cepat menguasainya

 Nah, tekun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) maknanya rajin, keras hati, dan bersungguh-sungguh. 

 Kadang ketekunan memerlukan kesungguhan yang membuat kebosanan pada awalnya. Bahkan bisa juga menjadikan hal yang pahit atau menyakitkan. 

Namun harus yakin bahwa keseriusan akan menghasilkan sesuatu yang menyenangkan. Bahkan sering mendengar pesan dari berbagai orang yang sukses tentang ketekunan. Mereka bisa meraih sukses dengan gemilang karrena ketekunannya.

 Sebuah pesan dari salah seorang guruku juga berkata bahwa orang yang tekun akan mengalahkan mereka yang pandai. Maka diminta untuk selalu tekun dan rajin supaya sukses dan berhasil dal belajar. 

 Maka dengan ketekunan atau dikenal dengan tak kenal lelah banyak sekali manfaat yang bisa dipetik. Diantaranya adalah fapat menyeledaikan pekerjaan dengan hasil maksimal dan memuaskan. Selain itu dengan hasil yang baik, mampu menambah semangat yang menggelora. Hingga kepercayaan dari orang lain akan diperoleh juga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Cegah Cyber Bullying

Cegah Cyber Bullying  Pertemuan ke-4 guru motivator literasi digital sore ini dibuka moderator Ibu Rosminiyati. Narasumber yang menyajikan dengan judul cegah cyber bullying adalah Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd atau sering dipanggil Om Jay.  Seperti biasa, kuliah sore ini dibagi menjadi 4 sesi: 1. Pembukaan  2. Pemaparan materi  3. Sesi Tanya Jawab  4. Penutup Apa itu cyber bullying?  Cyberbullying merupakan perilaku anti-sosial yang melecehkan ataupun merendajkan seseorang. Kebanyakan menimpa anak-anak dan remaja yang dilakukan secara online maupun atau di dunia siber.  Tndakan yang dapat dilakukan dalam mencegah dan menghentikan cyberbullying adalah  1. Jangan merespons.  Para pelaku bullying selalu menunggu reaksi korban. Untuk itu jangan terpancing untuk merespon aksi pelaku agar mereka tidak merasa diperhatikan   2. Jangan membalas aksi pelaku. Membalas apa yang dilakukan pelaku cyberbullying akan membuat Anda ikut menjadi pelaku ...

Menyalurkan Hobi di Platform Digital

Menyalurkan Hobi di Platform Digital Pertemuan ke tujuh kegiatan guru motivator literasi digital, tanggal 15 Nopember 2021 berlangsung dari pukul 16.00-18.00. Pelaksanaan dengan menggunakan aplikasi Whatshap (WA). Tak lupa ucapkan rasa syukur karena  sinyal tetap bersahabat. Sehingga meski diiringi guyuran hujan, semua materi dari narasumber bisa lancar diterima. Moderator acara sore ini adalah Ibu Rosminiyati. Disampaikan bahwa narasumbernya adalah Ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau merupakan guru di SMP Negeri 2 Mendoyo Kab.Jembrana Bali.  Seperti biasa, kuliah sore ini dibagi menjadi 4 sesi: * Pembukaan * Penjabaran materi * Sesi Tanya Jawab * Penutup  Selanjutnya moderator membuka agenda dengan berdoa. Tentang Narasumber Terlahir dengan nama Rita Wati di Tanjung Pinang pada tahun 1402 Hijriyah dari orang tua berdarah minang.  Memiliki hobi membaca terkhusus buku-buku cerita sejak kecil. Masa kecil hingga remaja penulis habiskan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau kemudi...