Langsung ke konten utama

Rantangan 28

Gema Takbir 

 Setelah sehari berpuasa arofah, malam melakukan takbir. Dinginnya malam ini tak terasa. Langit terlihat terang. Penuh bintang bertebaran disana. Menambah indahnya malam.

 Sementara lampu hias dipasang disetiap rumah. Lampu hias juga memenuhi bagian depan masjid kampungku. Belum lagi lampu warna-warni menghiasi sepanjang jalan kampung. Meriah dan indah. 

 Gema takbir dan suara bedug bersahutan. Lantunan takbir berkumandang. Suara lantang beberapa anak menyenarakkan takbir malam ini.

 Tak lupa aku ikut serta. Mengikuti takbir hingga tengah malam. Sementara sebagian Ibu-ibu dibelakang menyiapkan minuman dan cemilan. 

Malam ini mereka menyiapkan wedang jahe dan gorengan. Nah, tak berapa lama wedang jahe disajikan. Kepulan asap wedang jahe mengharumkan ruangan. Segar dan hangat. 

Satu-satu jamaah mendapatkan bagian. Kini, giliran gorengan. Cemilan disajikan di piring. Setelah kulihat dengan seksama ternyata beragam gorengan disana. Ada pisang goreng, tahu susur, martabak, bakwan, cemplon, tape goreng, ketela goreng, dan tempe goreng. 

 Kami segera menikmati sajian malam itu. Sungguh nikmat. Sumilir angin dingin malam hari kabur dengan sajian wedang jahe dan gorengan. Rasa kantuk hilang.

 Dan bersemangat kembali melakukan takbir. Setelah istirahat sambil menyantap hidangan. Kumandang takbir bergema kembali. Yah, mengagungkan takbir tiada henti hingga larut malam. Semoga amal ibadah diterima Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...