Langsung ke konten utama

Tantangan Menulis 23

Pasar Tiban 

 Minggu di bulan Juli terdapat moment yang sangat penting bagi masyarakat di kampungku. Cuaca mulai pagi hari sangat cerah. Kesibukan dan keramaian di sepanjang jalan depan balai desa menjadi ramai. Penjual peserta tiban menata dagangangannya. 

 Agenda hari itu adalah pasar Tiban. Pasar tiban atau bazar adalah pasar tradisional yang berlangsung di tempat terbuka dan biasanya mengambil lokasi yang tidak menganggu kegiatan ekonomi yang sudah ada (Pujiastuti, 2002).

 Kegiatan ini berlangsung di taman Desa. Dekat dengan balai desa. Pesertanya adalah masyarakat di seluruh desa. Mereka membuka bermacam kedai yang menjajakan beraneka ragam makanan. Barang yang dijual kebanyakan potensi yang ada di desa. Penduduk juga banyak yang berkreasi dengan berbagai jenis makanan.

 Pembukaan pasar Tiban sekitar pukul delapan pagi. Meski pasar tuban belum dibuka pengunjung berdatangan. Secara kebetylan acara hari ini padat. Pagi hari ada kwgiatan senam bersama. Siangnya penampikan kesenian tradisional berupa Jathilan. 

Cukup ramai suasana pasar tiban hari Minggu ini. Sambil mengikuti senam pagi, bisa melihat beragam jajanan tradisional yang dijajakan. Yah, sekalian ikut serta meramaikan acara Pasar Tiban. 

 Nah, matahari semakin panas. Dan ternyata pengunjung luar biasa hebat. Sangat amat banyak. Lokasi pasar tiban berjubel pengunjung. Yah, memang selama beberapa tahun karena pandemi tak pernah ada keramaian. Ini pertama kali ada kerumunan dan hiburan. Sehingga tampak sekali penduduk sudah sangat kangen hiburan.

 Dengan demikian pasar tiban di desaku ini banyak manfaarnya. Menambah pemasukan warga sehingga roda kegiatan ekonomi semakin baik. Sebagai salah satu hiburan warga yang sudah cukup lama harus tinggal dirumah saja karena pandemi. Dan satu lagi bahwa pasar tiban mampu menibgkatkan hubungan ketjasama sedama warga sehingan hubungan yang terjalin semakin erat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...