Langsung ke konten utama

Mengekspresikan Diri Yang Baik di Medsos

Mengekspresikan Diri Yang Baik Di Media Sosial 

 Rasa syukur pada Allah SWT karena masih diberi kesempatan belajar bersama di grup guri motivator literasi digital. Hari Jumat, 26 November 2021 ini, adalah pertemuan yang ke-12.

Sebagai narasumber uaitu Ibu Sri Sugiastuti, M.Pd. Untuk moderatornya Bapak Dail Ma'ruf. 

Ringkasan materi pertemuan ke-12 adalah sebagai berikut :

 ** Globalisasi

Media sosial memegang peranan penting dalam kebutuhan berkomunikasi dan bersosialisasi. Hanya dalam satu genggaman, kini manusia di selurih dunia bisa bertukar informasi, mengakses gambar/video maupun pengetahuan baru

 ** Cara menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab : 

 1. Jangan Posting Konten 

Kesadaran bahwa akun media sosial bisa dilihat publik. Termasuk semua postingan di dalamnya. Oleh karena itu, harus lebih bijak dalam memilih konten sebelum diunggah.

 2. Tak detail mencantumkan informasi

Era digital semakin canggih, semakin canggih pula kejahatan siber. Dalam akun media sosal, jangan pernah mencantumkan informasi pribadi yang detail karena tak pernah tahu ancaman apa yang sedang mengintai. 

 3. Jaga Etika 

Media sosial memang memberikan kebebasan bagi para penggunanya, tetapi bukan bebas pula dalam beretika. Gunakan selalu etika, sopan santun dan selale bersikap respect kepada teman atau orang-orang yang terkoneksi di akun medsos. Hindari penggunaan kata-kata kasar atau yang mengandung unsur sara. Hormatilah orang lain sebagaimana kita ingin dihormati. 

 3. Selalu waspada dan jangan langsung percaya. 

Banyak sekali informasi dan orang -orang yang tidak dapat dipercaya di media sosial, maka sikap waspada terhadap hal tersebut sangat penting untuk dilakukan . 

 4. Filter akun- akun yang diikuti 

Ikuti hanya akun yang bermanfaat bagi pengembangan diri, menghibur atau kredibel yang dapat menambah wawasan saja. 

 ** Tips bijak dan aman bermedsos:

 1. Pilih konten yang akan dibaca 

Konten negatif akan mengakibatkan stress, takut, cemas atau paranoid maka harus pandai dan cermat dalam memilih konten yang baik -baik saja. Konten yang dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan positif serta bermanfaat.

 2. Follow hanya teman terdekat dan terpercaya 

Pastikan bahwa orang yang anda ikuti (follow ) adalah orang  terdekat dan terpercaya. Tidak apa untuk sangat membatasi 'kuota 'following anda hanya untuk orang tertentu saja. 

 Kesimpulan : 

 *) Sangat bijaksana jika berkali-kali berpikir sebelum menulis di media sosial 

 *) Saring, saring dan saring sebelum sharing

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...