Langsung ke konten utama

Menyalurkan Hobi di Platform Digital

Menyalurkan Hobi di Platform Digital

Pertemuan ke tujuh kegiatan guru motivator literasi digital, tanggal 15 Nopember 2021 berlangsung dari pukul 16.00-18.00. Pelaksanaan dengan menggunakan aplikasi Whatshap (WA).

Tak lupa ucapkan rasa syukur karena  sinyal tetap bersahabat. Sehingga meski diiringi guyuran hujan, semua materi dari narasumber bisa lancar diterima.

Moderator acara sore ini adalah Ibu Rosminiyati. Disampaikan bahwa narasumbernya adalah Ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau merupakan guru di SMP Negeri 2 Mendoyo Kab.Jembrana Bali. 

Seperti biasa, kuliah sore ini dibagi menjadi 4 sesi:
* Pembukaan
* Penjabaran materi
* Sesi Tanya Jawab
* Penutup 
Selanjutnya moderator membuka agenda dengan berdoa.

Tentang Narasumber

Terlahir dengan nama Rita Wati di Tanjung Pinang pada tahun 1402 Hijriyah dari orang tua berdarah minang. 

Memiliki hobi membaca terkhusus buku-buku cerita sejak kecil. Masa kecil hingga remaja penulis habiskan di Tanjung Pinang Kepulauan Riau kemudian melanjutkan studi S1 di Yogyakarta. Pernah bekerja di Serang kemudian menikah dan kini menetap di Bali. 

Rangkuman materi dari Ibu Rita Wati, S.Kom sebagai berikut:

Apa itu hoby? 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Hobi adalah kata benda yang dapat diartikan sebagai kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan sebagai pekerjaan utama.

Hobi yang dimiliki setiap orang sangat beragam. Jika hobi ini disalurkan melalui Platform Digital tentu akan sangat bermanfaat. Dan tentu hasilnya akan di luar ekspetasi kita. 

Contohnya adalah untuk hobi menulis bisa di salurkan ke dalam blog. Selain itu juga menulis di dalam Web YPTD. Jika hoby musik, bernyanyi bisa di salurkan di salurkan ke dalam youtube. Hobi menulis quotes bisa di salurkan melalui medsos. Tulisan kita di dalam blog dan tutorial di youtube bisa dijadikan buku.  Banyak sekali manfaat jika hobi kita disalurkan kedalam Paltform Digital. 

Manfaat menyalurkan hobi ke dalam platform digital adalah
1. Membangun personal branding 
2. Bermanfaat untuk orang banyak
3. Meninggalkan jejak digital 
4. Mulai dikenal dan diundang dalam berbagai seminat/ workshol 
5. Mendapatkan income tambahan 
6. Kreatif semakin meningkat. 

Maka dari itu, mulailah salurkan hobi. Tekuni segalanya dengan sepenuh hati. Namun tetap harus mengutamakan hal yang paling prioritas yaitu pekerjaan. Atur dengan baik dan disiplin dalam membagi waktu sangatlah penting. 

Dan tentu saja, jalani kegiatan dengan tak merasa terbebani. Karena melakukan dengan fokus akan membuahkan hasil yang maksimal. 

Akhir kata, bahwa seseorang menjadi mahir dan ahli pasti melalui sebuah proses. Sebagai salam penutup mari kita pahami kata-kata indah dari ibu kita Kartini "Nothing is imposible in this world what we look upon today tomorrow maybe acomplished fact". salam literasi***)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...