Langsung ke konten utama

Tantangan Menulis

Refreshing Warga Sekolah 

 Hari masih pagi. Matahari tertutup awan tebal. Hingga suasana tampak syahdu. Lingkungan sekolah sudah sepi.

 Agenda penerimaan raport akhir tahun telah usai. Kembali suasana sekolah sepi dan sunyi. Apalagi beberapa warga sekolah bersiap mengadakan resfreshing akhir tahun. Tujuannya ke pantai. Mana lagi tempat terdekat, kalau bukan pantai selatan. Yah, pantai selatan adalah posisi terdekat dengan lokasi sekolah. 

Keputusan yang diambil, refreshing ke pantai. Banyak warga sekolah ikut serta. Kami berangkat bersama. Perjalanan cukup seru. Hatiku saja yang tak nyaman dalam perjalanan. Penyebabnya karena aku belum ijin langsung dengan keluargaku walaupun mesti diperbolehkan ikut serta. 



 Sampailah dipantai. Tampak teman-teman langsung menuju ke pantai. Mereka bermain air. Senang melihat wajah ceria mereka. Sementara gulung-gulung ombak terlihat elok . Bagai gulungan benda besar di papan yang luas. Suara gemuruh ombak mengalahkan suara apapun. Angin sepoi-sepoi mengibaskan hijab yang dipakai.

 Cukup lama menikmati pemandangan ditepi pantai. Aroma kopi dan teh poci telah mengundang untuk segera dinikmati. Kami duduk melingkar. Teh poci dan berbagai cemilan disajikan. Canda tawa diantara kami cukup meriah. Obrolan santai sungguh menyenangkan. Kadang juga disambut tawa yang riuh.

 Refreshing adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menyegarkan kondisi tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh padatnya aktivitas yang menguras banyak tenaga tubuh maupun tenaga pikiran,sehingga kondisi tubuh dan pikiran menjadi lebih segar yaitu dengan cara menghibur diri. 

 Yah, kegiatan ini sebagai kegiatan penyegaran bersama keluarga sekolah di akhir tahun pelajaran. Kebetulan hari ini, terakhir kegiatan di sekolah. Selama kurang lebih dua minggu kami akan libur. Kami akan disibukkan ke sekolah kembali mulai tanggal sebelas bulan depan. 



 Tak berapa lama saatnya makan siang bersama. Tempat yang dipilih sebuah restoran yang cukup dikenal di daerah itu. Menunya serba ikan. Ikan bakar, sup ikan, cumi, udang dan pelengkapnya. Seperti ca kangkung dan sayur lalapannya. Tentunya tak lupa berbagai macam sambal tersedia. Kami menikmati sajian makan siang ini.

 Cukup lama kami di tempat ini. Setelah selesai makan, beberapa rekan masih jalan-jalan. Ada yang melihat pantai dan duduk ditepi pantai sambil menikmati pemandangan indahnya. Ada yang belanja souvenir yang dipajang disepanjang jalan menuju pantai. Dan tak lupa ada yang belanja ikan segar di tempat pelelangan ikan. Berbagai macam ikan segar tersedia. Sangat menarik hingga hasrat ingin membeli beragam ikan yang ada. Waktu belanja sudah cukup.

 Tibalah berkemas pulang. Kami bersama menuju tempat berkumpul yang dijanjikan. Kami menata semua barang oleh-oleh. Ternyata mobil menjadi penuh. Terlalu banyak teman-teman berbelanja. Karena ditata dengan rapi, cukup sudah semua oleh-oleh masuk dalam mobil. Perjalanan pulang berlanjut.  Selamat tinggal pantai nan indah. Senang bermain disini. Berharap bisa main kesini bersama lagi.

 Demikian refreshing bersama keluarga sekolah. Pergi bersama memang sangat perlu. Penyegaran ini membuat kami menjadi keluarga yang semakin erat. Impiannya agar dalam bekerja dan bekerja sama menjadi lebih bersemangat lagi. Menyambut tahun ajaran baru menjadi lebih giat dalam berkarya dan ikut serta mencerdaskan anak bangsa generasi tercinta.*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...