Kerinduan
Pagi itu, aku masih minum teh bersama. Sempat juga aku membuka sebuah jeruk yang kami makan berdua. Wajahnya tak terlihat tanda apapun. Tak banyak juga obrolan kami. Setelah cerita ingin pergi sebentar. Hanya kata pesan darinya, "Hati-hati ya." Hatiku juga tak ada firasat apapun.
Matahari belum sampai diatas ubun-ubun. Terdengarlah dering telpon genggam ku. Namun setiap akan kuangkat selalu terputus. Hingga terkirimlah sebuah pesan melalui whatshap. Bagai disambar petir disiang hari. Aku baca pesan itu. Badan menjadi lemas tak berdaya. Berulang-ulang aku baca pesan itu. Rasa tidak percaya menghantuiku.
Saudaraku yang sekaligus sahabatku berbagi suka dan duka telah dipanggil Allah. Derai air mataku tak bisa kubendung. Rasa sedih ditinggal untuk selama-lamanya. Kini, kerinduan itu kembali muncul di benakku. Hanya doa yang bisa kukirimkan untukmu, saudaraku. Semoga kau ditempatkan disisiNya disinggasana yang mulia. Tentu juga diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahmu
Usir Rasa Galau Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau. Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab. Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang. Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan. Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...
Komentar
Posting Komentar