Langsung ke konten utama
Diklat Menulis Gelombang 9

Pertemuan 2 : Sabtu, 11 April 2020
Waktu.           : 19.00 - 21.00 WIB
Narasumber : Om Jay
Resumer.       : sriendang485.blogspot.com

Sebuah Motivasi


Kegiatan menulis sungguh merasa berat. Susah sekali menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Diperlukan semangat yang luar biasa agar mampu mengungkapkan gagasan yang berkembang dalam pikiran. Setiap insan jelas sekali nemiliki segudang harapan yang hampir banyak tak bisa ditorehkan dalam coretan tinta.

Menulis butuh juga motivasi atau dorongan. Menurut narasumber pada diklat menulis ini, diperlukan keinginan dari diri sendiri yang kuat dan pantang menyerah. Motivasi dari pihak kedua sangat penting. Dikatakan semangat dari dalam diri bisa kendor ketika hasil awalnya tak seperti yang dharapkan.

Seperti pengalaman narasumber, pada awal melihat hasil tulisan tak sesuai keinginan rasa loyo timbul. Namun bangkit kembali karena ada dukungan dari pihak lain.

Tulisan akan lebih baik bila dicoretkan pafa aplikasi blog sehingga kita berbagi ilmu dengan yang lain. Karya akan dapat dibaca banyak orang di manapun. Lebih- leboh negara tercinta kepulauan.

Menumpahkan banyaknya ide perlu juga berlatih terus. Bahkan mengusahakan setiap hari harus ada waktu menulis meski hanya tiga paragrap. Kebiasaan menulis yang terus menerus akan mudah menuangkan ide. Dan nanti akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Mantra jitu dari narasumber "menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Tantangan Menulis

Refreshing Warga Sekolah   Hari masih pagi. Matahari tertutup awan tebal. Hingga suasana tampak syahdu. Lingkungan sekolah sudah sepi.  Agenda penerimaan raport akhir tahun telah usai. Kembali suasana sekolah sepi dan sunyi. Apalagi beberapa warga sekolah bersiap mengadakan resfreshing akhir tahun. Tujuannya ke pantai. Mana lagi tempat terdekat, kalau bukan pantai selatan. Yah, pantai selatan adalah posisi terdekat dengan lokasi sekolah.  Keputusan yang diambil, refreshing ke pantai. Banyak warga sekolah ikut serta. Kami berangkat bersama. Perjalanan cukup seru. Hatiku saja yang tak nyaman dalam perjalanan. Penyebabnya karena aku belum ijin langsung dengan keluargaku walaupun mesti diperbolehkan ikut serta.   Sampailah dipantai. Tampak teman-teman langsung menuju ke pantai. Mereka bermain air. Senang melihat wajah ceria mereka. Sementara gulung-gulung ombak terlihat elok . Bagai gulungan benda besar di papan yang luas. Suara gemuruh ombak mengalahkan su...

Tantangan Menulis

Hari Libur Pertamaku   Hari ini hari pertama libur sekolah. Hari penuh dengan kesibukan di rumah. Sedari pagi, tak lepas dengan aktivitas rumah. Mulai memasak, menyapu, mengepel, mencuci dan bersih-bersih. Rencana, hari ini akan menggosok baju juga.   Tak terasa hari sudah siang. Terdengar kumandang adzan shilat dhuhur. Segera tunaikan kewajiban. Kali ini ingin sholar ke masjid berjamaah. Kupergi ke masjid. Ternyata hari libur, banyak yang sholat berjamah di masjid. Selesai sholat, menyempatkan diri bergabung dengan ibu-ibu du kampung. Mereka ada agenda pengajian. Aku ikut serta.  Yah, sebagai tambah ilmu. Bukankah tolibul ilmi bisa dimana saja? Itu salah satunya. Acara tak butuh waktu lama. Hanya sekitar satu jam. Dimulai dengan tilawah bergantian. Setiap orang membaca ayat suci Alquran lima ayat. Selanjutnya diisi dengan kajian. Penceramah juga bergantian. Dan kegiatan ini berlangsung seminggu sekali setuap hari Sabtu. Yah, kegiatan ini bisa menambah kebe...