Langsung ke konten utama
Berbagi Pengalaman Menulis Buku Motivasi dan Kepemimpinan

Narasumber        : Bpk. Amir Faisal
Pertemuan Ke-   : 16 ( enam belas)
Tanggal              : Kamis, 30 April 2020
Waktu.                : 13.00 – 15.00 WIB
Resummer.         : sriendang485.blogspot.com

Sekitar pukul 12.20 Om Jay sudah memberitahukan bahwa WAG akan ditutup. Karena akan focus dengan pelajaran menulis buku motivasi dan kepemimpinan bersan nara sumber Bpk. Amir Faisal.  Sekilas tentang narasumber. Beliau adalah Seorang Trainer sekaligus motivator nasional yang sudah terkenal di Indonesia. Buku-buku yang beliau tulis juga cukup banyak. Bisa membacanya di blog https://www.spiritualquantum.com/about/

Materi dari narasumber kebanyakan disampaikan dengan menggunakan alpikasi YOUTUBE. Berikut ringkasannya :

Buku Menyiapkan Anak Jadi Juara telah menjadi buku best seller di Gramedia, dalam rentang 2 bulan telah masuk cetakan kedua. Luar biasa! Contoh buku karya narasumber

Manfaat menulis adalah bisa menjadi personal branding. Jadi kita harus dikenal lewat tulisan. Salah satunya menulis buku dan diterbitkan oleh penerbit nasional seperti Gramedia yang memiliki ribuan outlet di Indonesia. Keuntungan menulis di Gramedia, dimisalkan seperti ini,,sejelek-jeleknya buku kita, buku bisa bertahan selama 6 bulan. Misalnya, jika selama 6 bulan ada sirkulasi penjualan buku dari outlet, ada yang membeli dan ada dialing order, maka kita bisa berharap bahwa buku bisa dipajang selama enam bulan lagi ke depan.

Perlu diberi perhatian khusus juga bahwa buku yang dicari penerbit adalah buku yang disukai oleh pasar. Maksudnya orientasinya menjual, pasar, mencari keuntungan untuk membiayai perjalanan perusahaan bersama karyawan-karyawannya. Dalam hal ini, jika buku yang kita tulis tidak bisa dijual artinya buku kita tidak bisa memberi keuntungan ke penerbit.

Penerbit Gramedia cenderung tidak mau jika tulisan terlalu tebal. Paling penting adalah kualitas tulisan,  genre dan buku itu disukai pasar atau tidak.  Dan  harus penuhi kriteria penerbit.

Kajian pustaka itu sifatnya hanya penguatan. Penerbit lebih menyukai karya original dari pikiran, perasaan, atau gagasan kita sendiri.

Buku sukses di pasar?, disarankan untuk penulis juga harus gigih ikut marketing lewat media sosial, memberikan pelatihan gratis dan membagi buku-bukunnya pada key person / influencer.

Rahasia Beliau sukses adalah belajar dari buku-buku pendidikan mutakhir karya Bobbi De Porter, Barbara Prashnig,  buku-buku psikologi karya dr. Daniel Coleman, Howard Gardner, Thomas Armstrong serta ikut training binaan pak Munib Khatib, Sekolahnya Manusia. Jadi untuk sukses menjadi penulis, intinya tentukan dulu visi / dream kita, kenapa ingin jadi penulis. Lalu hadapi tantangan-tantangannya dengan gagah berani.

Jadi kesimpulammya untuk sukses mejadi seorang penulis adalah mentukan passion of life  menemukan Life Cycle diri kita. Dan mencari expertise dan specialties dan keunikannya.

Ayo semangat menulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Menulis ke-12

Usir Rasa Galau   Siapa sih yang suka dengan kehidupan tidak menyenangkan? Padahal hidup tak selalu sesuai dengan harapan. Kadang sedih dan galau yang selalu mendera. Perasaan tak menentu. gelisah dan tak nyaman. Membuat tidak enak melakukan apa pun. Tidur tak nyenyak. Duduk juga betah. Pikiran melayang tak mampu dikuasai. itulah galau.  Nah, apa to galau itu? Menurut KBBI, kata “galau” bermakna sebagai pikiran yang tengah kacau. Perasaan galau dapat terjadi oleh banyak sebab.  Perasaan galau membuat tidak bersemangat. Dipaksa unruk bekerja juga membuat pekejaan tidak selesai dengan baik. Malah bisa berakibat terbengkalai. Nah, ini karena hati tak terkondisi dengan senang.   Sesungguh rasa galau bisa dikarenakan perbuatan diri sendiri atau malah berhubungan dengan orang lain. Pikiran terlalu berlebih terhadap sesuatu hal. Selalu berpikir negatif, contohnya. Memikirkan sesuatu diluar batas kemampuan.  Akhirnya banyak pikiran tidak menentu yang tidak ad...

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak

Membangun Digital Space Yang Aman Untuk Anak Pertemuan I program guru motivator literasi digital sore ini diiringi guyuran hujan yang cukup lebat. Alhamdulillah sinyal cuup bersahabat. Sehingga twtap bisa mengikuti dengan baik. Narasumber sore hari ini adalah Om Jay. Seorang guru blogger Indonesia yang sangat menginspirasi banyak orang di seluruh Indonesia. Beliau sebagai Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI dan juga founder kelas menulis dan bicara. "Marilah kita mulai masuk", ajak Om Jay. Sebelum terdapat 4 hal yang haris dikuasai dalam literasi digital, yaitu kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital. Kecakapan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami dan mengginakan perangkas keras dan lunak dalam TIK. Budaya digital adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan sehari-hari. Etika digital adalah kemampua...

Tantangan ke-5

Kegiatan Pembiasaan Siswa  Kabut tebal pagi ini mengawali hari pertama di minggu ini. Namun tak menyurutkan langkah menuju sekolah. Untuk mengemban tugas mulia. Perjalanan membuat basah kuyub. Bagaikan kehujanan. Jaket yang kupakai basah. Gara-gara kabut tebal yang harus kutembus. Disekolah, telah ramai anak-anak berangkat ke sekolah. Pagi itu adalah saat ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT). Hari pertama untuk kelas bawah. Dan hari kedua bagi kelas atas.  Kegiatan pembiasaan bagi seluruh siswa selalu diagendakan. Kegiatan ini semaksimalnya dijalankan juga. Kegiatan pembiasaan bertujuan menanamkan sesuatu berupa perkataan maupun perbuatan yang mana untuk membuat siswa menjadi ingat dan terbiasa melakukan hal-hal baru sehingga hal-hal baru yang dipelajarinya menjadi terbiasa untuk dilakukan.  Banyak sekali pembiasaan yang diterapkan disekolah. Antara lain adalah   1. Melaksanakan upacara bendera,  2. Berdoa sebelum memulai kegiatan apapun,  3. Senyum, Sapa ...